
Invalid Date
Dilihat 277 kali

LIMO KOTO — Guna mengantisipasi dan menekan angka penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC) di tengah masyarakat, Puskesmas Tanjung Ampalu berkolaborasi dengan RSUD Ahmad Syafii Maarif serta Pemerintah Nagari Limo Koto menggelar kegiatan cek kesehatan gratis, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Kantor Nagari Limo Koto dan mendapat antusiasme tinggi dari warga setempat.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat dan tokoh penting lintas sektor, antara lain Kepala Dinas Kesehatan, Perwakilan RSUD Ahmad Syafii Maarif, Dokter Spesialis Paru, Camat Koto VII, Kepala Puskesmas Tanjung Ampalu, Danramil Tanjung Ampalu, serta Wali Nagari Limo Koto.
Wali Nagari Limo Koto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memprakarsai kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-lembaga dalam menjaga kesehatan warga Nagari Limo Koto.
"Kesehatan adalah modal utama kita. Kami sangat menyambut baik pelayanan kesehatan gratis ini, khususnya untuk pemeriksaan TBC. Semoga masyarakat kita makin sadar akan pentingnya deteksi dini agar tidak ada lagi penularan yang meluas di nagari kita," ujar Wali Nagari.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan dalam sambutannya juga menggarisbawahi bahwa penyakit TBC masih menjadi tantangan kesehatan yang serius. Oleh karena itu, langkah proaktif seperti skrining dan cek kesehatan gratis langsung ke tingkat nagari merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang bebas TBC.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan sesi edukasi dan arahan teknis dari Dokter Spesialis Paru. Dalam arahannya, beliau memaparkan secara detail mengenai gejala awal TBC, seperti batuk berdahak yang tak kunjung sembuh lebih dari dua minggu, demam, serta penurunan berat badan secara drastis. Ia mengimbau warga untuk tidak takut atau malu memeriksakan diri.
"TBC itu bisa disembuhkan secara total asalkan dideteksi secara dini dan pasien minum obat secara teratur sesuai petunjuk dokter sampai tuntas. Kuncinya adalah jangan ragu untuk berobat dan tetap jaga pola hidup bersih dan sehat," tegas Dokter Spesialis Paru di hadapan para peserta.
Selain mendapatkan edukasi pencegahan TBC, masyarakat yang hadir juga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara langsung yang ditangani oleh tim medis dari Puskesmas Tanjung Ampalu dan RSUD Ahmad Syafii Maarif. Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut demi memutus rantai penularan TBC dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Koto VII secara berkelanjutan.
Bagikan:

Nagari Limo Koto
Kecamatan Koto VII
Kabupaten Sijunjung
Provinsi Sumatera Barat
© 2026 Powered by PT Digital Desa Indonesia
Pengaduan
0
Kunjungan
Hari Ini